Hubungan Jaringan Tim Produksi dan Kesuksesan Film



Dengan gaya penulisan cerita yang tidak biasa dipadukan dengan cinematography indah dan original soundtrack dari Hans Zimmer yang memorable, film-film nya selalu mendapat pujian dan ulasan positif dari para kritikus film. Hal tersebut-lah yang membuat saya yakin setiap film yang dibuat oleh Christoper Nolan dan timnya pasti akan sukses. Terkadang kita menonton sebuah film hanya karena kita tahu cast dari pembuat film adalah individu atau kelompok yang terkenal akan karya-karya sebelumnya, sehingga seorang individu atau tim dapat mempengaruhi kesuksesan sebuah film. Apakah hal tersebut benar? Apakah hanya karena seorang writer terkenal atau crew yang sudah ahli dapat memastikan kesuksesan sebuah film?

Jurnal berjudul "A Network Analysis on Movie Producing Teams and their Success" adalah jawaban dari pertanyaan diatas. Para analis dalam jurnal tersebut menggunakan data dari Internet Movie Database (IMDb) untuk menganalisa metric berdasarkan komposisi anggota dan pengaturannya dalam jaringan. Hasilnya menurut mereka sangat menarik. Dimana Non-topological metrics, seperti rata-rata rating film hasil dari pembuatan tim sebelumnya, yang berpusat hanya pada seorang individu memiliki korelasi yang lebih jelas pada kesuksesan. Beberapa topological metric menunjukan korelasi yang lemah pada kesuksesan. Dan lebih menariknya mereka menemukan tim yang berpengalaman memiliki performa yang lebih buruk dibanding tim yang masih baru. Menurut mereka dari analisis yang telah dilakukan menunjukan kesuksesan dari tim dalam pembuatan film tidak mudah untuk dikarakteristikan. Dan kedepannya mereka akan lebih memperlebar metric jaringan yang digunakan untuk menganalisis hubungannya terhadap kesuksesan sebuah film, seperti online social network dan rating dari website lain seperti roten tomatoes dan metacritics.

Komentar